Skip to content

Pencegahan

Inisiatif Puerto Rico dalam Program Pencegahan Judi di AS

Inisiatif Puerto Rico dalam Program Pencegahan Judi di AS

Di bulan Juni mendatang, Puerto Rico akan menerapkan program inovatif untuk pencegahan judi yang telah sukses diterapkan di Amerika Serikat. Upaya ini muncul setelah Komisi Permainan Puerto Rico menyatakan keikutsertaannya dalam National Voluntary Self-Exclusion Programme (NVSEP). Program ini memberi kesempatan bagi penduduk untuk secara mandiri mengecualikan diri dari operator judi berlisensi di seluruh wilayah lokal. Meningkatnya industri game teregulasi di Puerto Rico, mencakup kasino darat, taruhan olahraga yang sah, serta aktivitas judi berlisensi lainnya, membuat inisiatif ini menjadi langkah penting.

Pusat Pencegahan Terintegrasi Berawal tahun 2024, NVSEP menjadi platform nasional yang mempertemukan operator dan regulator di AS. Negara seperti California, Wyoming, Colorado, Nebraska, Iowa, Wisconsin, Michigan, dan Louisiana sudah lebih dulu berpartisipasi. Puerto Rico siap bergabung tahun ini, diikuti Massachusetts. Sebelum adanya NVSEP, proses pengecualian diri bersifat terkotak-kotak, membuat pemain harus mendaftar pengecualian di setiap operator atau wilayah secara terpisah. Hal ini seringkali membingungkan dan menurunkan partisipasi.

Namun, pendekatan NVSEP yang terintegrasi sekarang mempermudah proses pendaftaran dan kepatuhan, memungkinkan pemain untuk membatasi akses ke kasino dan situs taruhan hanya melalui satu aplikasi online. Juan Carlos Santaella Marchán, direktur eksekutif Komisi Permainan Puerto Rico, menyatakan: "Kemitraan ini memperkuat kebijakan publik kami untuk menjaga industri game yang aman dan teregulasi dengan praktik permainan yang bertanggung jawab. Kami selalu berupaya menyediakan alat dan sumber daya yang dapat diakses oleh siapa pun yang mencari bantuan terkait masalah perjudian." Dia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan kampanye edukasi berkelanjutan mengenai permainan yang bertanggung jawab dan menegaskan komitmen komisi untuk melindungi konsumen.